video tersebut tampak wajar. Namun bagaimana jika yang disuapkan adalah kecebong hidup?

Diposting pada

Jakarta – Saat kita melihat seorang ibu tengah menyuapi anaknya dalam sebuah video hal tersebut tampak wajar. Namun bagaimana jika yang disuapkan adalah kecebong hidup?

Video yang tersebar di beberapa media sosial memperlihatkan seorang ibu di China yang tengah menyuapi anak laki-lakinya dengan mangkok berisikan air bening dan benda hitam yang bergerak-gerak. Ternyata, benda hitam tersebut adalah kecebong hidup.

Sang ibu pun tak terlihat khawatir, sebagaimana anaknya juga terlihat tak terganggu dengan apa yang ia makan. Bahkan ibunya tetap menyuapinya dengan mengatakan “ikan kecil, ikan kecil..”

Baca juga: Viral, Video Anak di China Diberi Makan Kecebong Hidup

Video tersebut dikecam oleh banyak warganet di China, mereka menganggap sang ibu nyeleneh. Di akun Youtube Kabar Kabarnya yang mengunggah video tersebut, dijelaskan bahwa praktek tersebut merupakan salah satu tindakan pengobatan.

Kecebong hidup dipercayai mempunyai efek medis untuk mengobati penyakit kulit seperti psoriasis, scabies, eczema dan cutaneous pruritus sehingga mereka mengajarkan anak-anaknya untuk makan kecebong hidup.

Padahal, faktanya mengonsumsi kecebong hidup malah bisa membuatmu terkena infeksi di tubuh bagian dalam yang disebut sparganosis. Sparganosis disebabkan oleh cacing pita parasit genus Spirometra yang terdapat dalam inang hewan air, amfibi, atau reptil.

Baca juga: 5 Tanda Kamu Mungkin Punya Cacing Parasit di Perut

Manusia sebagai inang insidentil dapat terinfeksi dengan memakan daging katak dan ular mentah atau setengah matang yang terinfeksi plerocercoids, menggunakan daging katak atau ular sebagai pengobatan penyakit kulit atau radang mata, atau meminum air mentah yang terkontaminasi dengan copepoda (crustacea kecil yang hidup di air tawar).

Menurut situs NCBI, dalam kurun waktu terakhir tren memakan kecebong hidup telah menjadi metode pengobatan diri di sebagian daerah di provinsi Henan di China.

Praktek ini juga disebutkan dalam buku herbologi China berjudul The Compendium of Materia Medica yang ditulis pada era dinasti Ming, sekitar tahun 1500-an oleh dokter dan ahli herbal Li Shizen.

Baca juga: Ketika Pengobatan Barat dan Tradisional China Dilakukan Berdampingan

Simak video menghebohkan tersebut di sini:

(Frieda Isyana Putri/up)
infeksi cacing parasit sparganosis kesehatan anak bocah disuapi kecebong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *